
Orang bijak tahu kapan waktu harus bicara dan kapan harus diam. Sayangnya banyak orang yang belum cukup bijak untuk menerapkan hal tersebut.
Sering terjadi saat ngobrol atau bahkan dalam
forum, ada beberapa yang tanpa sadar telah mendominasi pembicaraan, mengajukan usul, mengemukakan ide atau bahkan bertanya yang ternyata keluar dari alur karena sebenarnya mereka
belum atau bahkan tidak memahami apa yang sudah dan sedang dibicarakan. Karena balik
kesitu-situ lagi atau bahkan jelas
ngga nyambung, jadi
aneh kan ?
Kalaupun cerita, isinya juga tentang kesempurnaan diri & kelompoknya saja tanpa ada cacat atau kekurangannya. Meski kekurangan bukan untuk di
ekspose, tetapi kalau ceritanya tentang segala yang sempurna semuanya, apalagi jika ternyata kurang sesuai dengan kenyataan, maka yang dengar rasanya risih dan
capek deh .....
Mungkin saja mereka berpendapat jika tidak usul, komentar dan angkat bicara akan dianggap tidak
smart, padahal ....
Jangan dianggap orang yg diam itu ngga' ngerti, ngga
smart atau tidak memahami. Bisa jadi orang yang diam tersebut sudah paham dan mampu menyimpulkan dan jika ada hal yang kurang, dia juga sudah tahu solusinya dan menganggap hal
sepele seperti itu tidak cukup pantas untuk ditanyakan.
Untuk apa usul dan komentar kalau isinya ternyata sama (bahkan persis) dengan yang lain ? Cuma buang-buang waktu tanpa makna saja. Mending mendengarkan, menyimak & memahami
(sambil makan hidangan yang tersedia), hemat energi !
Isi kepala seseorang akan tercermin dari apa yang keluar dari lisannya. Percayalah, apa yang keluar dari lisan ngga akan mampu '
menyalip' apa yang 'ada di kepala'.
So, learn to shut up and listen. Hear more !
